Rabu, 20 Juli 2011
Selasa, 19 Juli 2011
Senin, 16 Agustus 2010
ONE.....!!!!!!!!
You gave me nothing,
Now it's all I got
We're one
But we're not the same
Well we
Hurt each other
Then we do it again
You say
Love is a temple
Love a higher law
Love is a temple
Love the higher law
You ask me to enter
But then you make me crawl
And I can't be holding on
To what you got
When all you've got is hurt
One love
One blood
One life
You got to do what you should
One life
With each other
Sisters
Brothers
One life
But we're not the same
We get to
Carry each other
Carry each other
One...
One...
Now it's all I got
We're one
But we're not the same
Well we
Hurt each other
Then we do it again
You say
Love is a temple
Love a higher law
Love is a temple
Love the higher law
You ask me to enter
But then you make me crawl
And I can't be holding on
To what you got
When all you've got is hurt
One love
One blood
One life
You got to do what you should
One life
With each other
Sisters
Brothers
One life
But we're not the same
We get to
Carry each other
Carry each other
One...
One...
maju tak gentar
maju tak gentar mengusir koruptor
maju tak gentar hak warga diangkat
maju serentak membela yang benar
maju serentak berantas kebodohan
serentak menyerang
menerjang menerjang
menyerang menerjang terjang
tak gentar tak gentar
merdeka tetaplah gentar
beberapa syair lagu itu dinyayikan kembali para demonstran...
era baru atau era kerapuhan........................................................
dengan satu harapan kita satu dan merdeka kembali bersama-sama
dari keterpurukan bangsa, dari segala bentuk pelecehan negara lain
merdekakan dirimu
merdekakan lingkunganmu
merdekakan bangsamu
buat lah jadi satu
satu visi dan misi
pekik kan kembali kata itu
merdeka atau mati.......
maju tak gentar hak warga diangkat
maju serentak membela yang benar
maju serentak berantas kebodohan
serentak menyerang
menerjang menerjang
menyerang menerjang terjang
tak gentar tak gentar
merdeka tetaplah gentar
beberapa syair lagu itu dinyayikan kembali para demonstran...
era baru atau era kerapuhan........................................................
dengan satu harapan kita satu dan merdeka kembali bersama-sama
dari keterpurukan bangsa, dari segala bentuk pelecehan negara lain
merdekakan dirimu
merdekakan lingkunganmu
merdekakan bangsamu
buat lah jadi satu
satu visi dan misi
pekik kan kembali kata itu
merdeka atau mati.......
berkibar bertahanlah
Dalam diam dia menangis
Dalam sepi dia bersembunyi
Tak mampu
Sungguh dia tak bisa
Melihat darah mengalir
Mendengar tangis menggema
Ya itulah kejadian dulu
Dulu ketika bambu runcing
Dan parang di tangan yang kecil
Mengayun mengusir mereka
Tapi kini
Teman-temannya
Sahabat-sahabatnya
Yang hancurkan bumi pertiwi ini
Mereka pikir mereka benar!
Satu tarikan pemicu
yang menyebabkan ribuan nyawa terkapar!
Sungguh...
Andai sang pejuang terlahir kembali
mungkin mereka akan berkata
"Aku tak ingin Indonesia merdeka
Biarkan aku mati
Asal Mereka tak terlahir nanti"
Dalam sepi dia bersembunyi
Tak mampu
Sungguh dia tak bisa
Melihat darah mengalir
Mendengar tangis menggema
Ya itulah kejadian dulu
Dulu ketika bambu runcing
Dan parang di tangan yang kecil
Mengayun mengusir mereka
Tapi kini
Teman-temannya
Sahabat-sahabatnya
Yang hancurkan bumi pertiwi ini
Mereka pikir mereka benar!
Satu tarikan pemicu
yang menyebabkan ribuan nyawa terkapar!
Sungguh...
Andai sang pejuang terlahir kembali
mungkin mereka akan berkata
"Aku tak ingin Indonesia merdeka
Biarkan aku mati
Asal Mereka tak terlahir nanti"
Jumat, 23 Juli 2010
from this moment....
from this moment...
www.ugm.ac.id
www.neoindonesia.com
www.b-integrated.net
www.deka-research.co.id
www.cinggar-ad.com
www.endeecom.com
www.sam-design.com
www.cimbniaga.com
lil' wing always learn to fly...
to reach the sky...
this is the perfect way..
to make round people smile in their way..
www.ugm.ac.id
www.neoindonesia.com
www.b-integrated.net
www.deka-research.co.id
www.cinggar-ad.com
www.endeecom.com
www.sam-design.com
www.cimbniaga.com
lil' wing always learn to fly...
to reach the sky...
this is the perfect way..
to make round people smile in their way..
Sabtu, 17 Juli 2010
Jumat, 16 Juli 2010
Kamis, 04 Maret 2010
"khusyuk"
rindu aku akan pemuda paruh baya yang kutemui di kereta ekonomi yogya-jakarta
di tengah hiruk pikuk suasana kereta rakyat
di bisingnya pedagang menjajakan buah tangan
ia sigap mengambil kopiah lusuhnya
ia sigap tayamum di dinding kereta yg penuh dengan renta dimakan usia
ia sigap tayamum dibalik sandaran kursi singgasananya
lalu mengumandangkan asma Allah..
dan melakukan perintah-Nya
sedang yang lain sibuk bersenda gurau..
sibuk mendengarkan musik
sibuk membaca buku
sibuk mengamatinya melaksanakan perintah-Nya
entah kapan aku bisa bertemu dengan beliau kembali
dan mengajariku tentang kekhusyukkan hati...
kekhusyukkan jiwa..serta ilmu keikhlasan..
di tengah hiruk pikuk suasana kereta rakyat
di bisingnya pedagang menjajakan buah tangan
ia sigap mengambil kopiah lusuhnya
ia sigap tayamum di dinding kereta yg penuh dengan renta dimakan usia
ia sigap tayamum dibalik sandaran kursi singgasananya
lalu mengumandangkan asma Allah..
dan melakukan perintah-Nya
sedang yang lain sibuk bersenda gurau..
sibuk mendengarkan musik
sibuk membaca buku
sibuk mengamatinya melaksanakan perintah-Nya
entah kapan aku bisa bertemu dengan beliau kembali
dan mengajariku tentang kekhusyukkan hati...
kekhusyukkan jiwa..serta ilmu keikhlasan..
Sabtu, 06 Februari 2010
lil' commerce ink
icommercial ink???
or ink make you to be commerce??
hmmm...
well life is about choosing...
take it or leave it anymore...
so what is your's..?
or ink make you to be commerce??
hmmm...
well life is about choosing...
take it or leave it anymore...
so what is your's..?
A good copy, a good visual, a good an advertisement
I miss writing...let me see, how long I'm not see u?hmm...
WELL,......
long time I do not write my screcth web...
is it like comercial ink again??... or just ink comercial for me..
well...I miss copy write..write a good copy, likes the copy was made good for me...:)
but lucky me, even though there isn't air in my atmosphere ,
I always close with my visualization...
how can I challenge my visual...
visual which I have with no reason..
and how long I can stay for this..
stay for the next opportunity
it follow me to concern with this "stuff"
but this is the way I choose,
and where ever I go
it always with me..my screcth book
still good copy ..
still good visualization..
still good an advertisement..
no matter where u stay
WELL,......
long time I do not write my screcth web...
is it like comercial ink again??... or just ink comercial for me..
well...I miss copy write..write a good copy, likes the copy was made good for me...:)
but lucky me, even though there isn't air in my atmosphere ,
I always close with my visualization...
how can I challenge my visual...
visual which I have with no reason..
and how long I can stay for this..
stay for the next opportunity
it follow me to concern with this "stuff"
but this is the way I choose,
and where ever I go
it always with me..my screcth book
still good copy ..
still good visualization..
still good an advertisement..
no matter where u stay
Senin, 05 Oktober 2009
SENYUMKU INDONESIAKU
petir ini menyambar penuh amarah
ditemani sang hujan menari di sekelilingnya
untuk membasahi indonesia.....
yang semakin menunjukkan usianya
usia yang tak lagi belia namun tetap bijaksana menaungi ratusan juta nyawa
ratusan tahun bahkan ribuan tahun yang lalu
ketika mentari bersinar..
dan kicauan burung menyapa cerahnya mentari
disertai hamparan hijau ladang dan rerumputan
dan senyuman ramah para petua menyapa
itulah indonesiaku...
ratusan dan ribuan tahun setelah itu
ketika mentari bersinar..
tangisan bahkan rintihan menyapa indonesia
begitu rapuhnya bangsaku
hampir setiap hari negeri ini diguncang
dengan berbagai celaan dan goresan luksa
goresan luka yang mendalam semakin lama tak dapat terobati
bahkan dengan hausnya sang waktu..
tawa..ceria..keramahan..suka cita..kasih..dan pengorbanan
yang akan menyelimuti usangnya senyuman negeri ini
meski tertatih...meski terbata
mari kita saling bergandeng tangan
mewujudkan senyumku indonesiaku..
ditemani sang hujan menari di sekelilingnya
untuk membasahi indonesia.....
yang semakin menunjukkan usianya
usia yang tak lagi belia namun tetap bijaksana menaungi ratusan juta nyawa
ratusan tahun bahkan ribuan tahun yang lalu
ketika mentari bersinar..
dan kicauan burung menyapa cerahnya mentari
disertai hamparan hijau ladang dan rerumputan
dan senyuman ramah para petua menyapa
itulah indonesiaku...
ratusan dan ribuan tahun setelah itu
ketika mentari bersinar..
tangisan bahkan rintihan menyapa indonesia
begitu rapuhnya bangsaku
hampir setiap hari negeri ini diguncang
dengan berbagai celaan dan goresan luksa
goresan luka yang mendalam semakin lama tak dapat terobati
bahkan dengan hausnya sang waktu..
tawa..ceria..keramahan..suka cita..kasih..dan pengorbanan
yang akan menyelimuti usangnya senyuman negeri ini
meski tertatih...meski terbata
mari kita saling bergandeng tangan
mewujudkan senyumku indonesiaku..
Selasa, 08 September 2009
IDE KATA VISUAL
hoooh akhirnya aku kembali berkutat dengan kaca mata image ku..
dengan kelincahan jemari ku, dan otak kiri ku ...
aku menyulap setiap ide menjadi kata dan kata menjadi visual...
meski banyak orang bilang tidak konsist...
tapi aku tidak ingin mengkotak-kotakkan,
dan tidak mau berada dalam sebuah kotak...
sedikit orang kreatif berubah menjadi AE
sedikit pula orang AE menjadi kreatif..
dan aku bangga...aku termasuk dalam kumpulan orang yang datang dalam jumlah sedikit
berbeda itu harus...
menjadi diri sendiri itu wajib..
jangan mengaggap sekeliling mu berbentuk kotak
karena kau tak akan maju..
karena kemajuan harus terjadi setiap hembusan nafasmu
dengan kelincahan jemari ku, dan otak kiri ku ...
aku menyulap setiap ide menjadi kata dan kata menjadi visual...
meski banyak orang bilang tidak konsist...
tapi aku tidak ingin mengkotak-kotakkan,
dan tidak mau berada dalam sebuah kotak...
sedikit orang kreatif berubah menjadi AE
sedikit pula orang AE menjadi kreatif..
dan aku bangga...aku termasuk dalam kumpulan orang yang datang dalam jumlah sedikit
berbeda itu harus...
menjadi diri sendiri itu wajib..
jangan mengaggap sekeliling mu berbentuk kotak
karena kau tak akan maju..
karena kemajuan harus terjadi setiap hembusan nafasmu
sisi lain mu,, sisi lainku
dia memang tidak begitu jelas mengenal sisi lain dari saudaranya
dia yang ketika itu bertemu dengan saudaranya yang sedang malalui dunia kelamnya
"dia saudara ku".. "dia saudara ku" .."dan dia saudara ku"
ucapan itu yang kerap kali terdengar di kepalanya
dia dan siapapun itu tidak akan pernah mengenal orang terdekatnya secara 100 %
tapi dia dan siapa pun itu percaya, setiap orang pasti tau apa yang orang terdekatnya inginkan
cara itu ? tentu nya hanya dapat diketahui dengan hati
dia yang ketika itu bertemu dengan saudaranya yang sedang malalui dunia kelamnya
"dia saudara ku".. "dia saudara ku" .."dan dia saudara ku"
ucapan itu yang kerap kali terdengar di kepalanya
dia dan siapapun itu tidak akan pernah mengenal orang terdekatnya secara 100 %
tapi dia dan siapa pun itu percaya, setiap orang pasti tau apa yang orang terdekatnya inginkan
cara itu ? tentu nya hanya dapat diketahui dengan hati
Rabu, 24 Juni 2009
"time for me"
waktu semakin cepat berputar
waktu yang bergerak untukku
bukan aku yang bergerak untuk waktu
aku tak punya lagi detak jarum yang berputar
aku tak punya lagi lonceng jam yang berdering
aku tak punya lagi suasana haru akan keberadaanmu
untukku juga untuknya..
waktu yang membuatku berjalan tertata
meski waktu juga yang membuatku terbata
oh akhirnya aku bisa membuka sketch blog ku setelah sekian lama....
waktu yang bergerak untukku
bukan aku yang bergerak untuk waktu
aku tak punya lagi detak jarum yang berputar
aku tak punya lagi lonceng jam yang berdering
aku tak punya lagi suasana haru akan keberadaanmu
untukku juga untuknya..
waktu yang membuatku berjalan tertata
meski waktu juga yang membuatku terbata
oh akhirnya aku bisa membuka sketch blog ku setelah sekian lama....
Senin, 20 April 2009
dunia tutup usia
Ini kiamat kecil pertama yang telah kulalui
Ketika itu orang tuaku sedang berlibur ke yogya untuk melihat aku dan kakakku
Hari itu aku tidur bertiga bersama ibu dan kakakku di rumah saudaraku
Jam 5.45 pagi..aku ibuku dan kakakku menjerit teriak pasrah ketakutan..
Aku seperti merasakan bola raksasa / meteor jatuh menggelinding dari atas akan menghimpitku
Aku seperti merasakan DADJAL raksasa sedang berjalan menghancurkan kita
Aku seperti merasakan larva merapi turun bergelinding membakar semua yang ada
Yah, itulah yang ada dipikiranku saat itu
Aku hanya bisa berteriak dan terus berteriak sekuat tenaga dengan telentang dan pasrah..
Guncangan itu hebat sekali..
Bahkan aku pun tidak bisa berdiri dengan kedua kakiku..
Ketika aku berdiri dan berhasil berjalan, akupun terjatuh lagi
seperti di dalam mesin blender buah yang sedang diaduk-aduk
lantai menjadi di atap, atap menjadi di lantai
Ibuku menarikku ke pintu untuk keluar
Genting-genting berjatuhan di samping-samping tapak ku berjalan,
Untungnya genting itu tidak mengenai diriku
Sambil tergopoh – gopoh aku mencoba berjalan keluar
Sesampainya diluar, guncangan itu pun berhenti..
Cukup lama guncangan itu terjadi, sekitar 3 menit lebih
Bapakku dan saudara ku langsung menyalakan radio dan televisi untuk mengetahui apa penyebab guncangan hebat itu..
Tapi tak ada satu pun channel yang terhubung...semua sambungan terputus..
Aku, ibuku, dan kakakku berjalan keluar ke arah utara untuk melihat merapi
Merapi itu berasap, dan mengeluarkan awan hitam..
Sepertinya guncangan hebat tadi akibat amukan merapi
Tiba-tiba dari selatan, belakang arah ku berjalan
Berduyun-duyun orang berlari membawa harta benda mereka,
Membawa anak mereka..sambil berseru dan berteriak..
“air...ada air besar datang “ cepat...cepat...
Aku dan rombongan ku berlari kembali ke rumah
Kita semua kalang kabut...
Aku hanya mengambil ponsel dan kameraku..
Hanya benda itu yang sempat terpikir dan kubawa..
Kami berbondong-bondong naik ke mobil
Semua panik dan berteriak
Anjing peliharaan saudara ku yang bernama CHIKKO tak bisa ikut bersama kami ke dalam mobil..
chikko menangis ketakutan..ia berputar-putar kebingungan dan mengeluarkan air mata
Aku terus berteriak menyebut asma Allah..
Kita berjalan mencari dataran tinggi untuk berlindung agar air tidak naik..
Aku pikir hari itu adalah hari terakhirku..dan kiamat
Semua orang berlari-lari ketakutan
Takut azal datang menjemput..
Aku sempat merekam kejadian itu dengan kameraku
Tiba-tiba petugas ambulance dan militer datang dengan sirine dan toa..
“tidak ada air yang naik...air itu masih di selatan jawa..kita berada di utara, semua warga diharapkan jangan panik dan kembali ke rumah masing-masing”
Dengan penjelasan tim militer, kita pun kembali ke rumah..
Ternyata guncangan itu berasal dari air laut parangtritis..
Aku yang merasakannya di utara saja sudah seperti itu, apa lagi yang dekat dengan tempat kejadian di selatan..guncangannya pasti sangat hebat sekali..
Sehingga tidak hanya menelan ratusan korban melainkan ribuan korban
Kiamat kecil kedua yang kualami di selatan Jakarta
Situ Gintung berada tidak jauh dari tempatku bernaung
Ketika itu kamis sore aku sedang berjalan-jalan dan hendak pulang ke rumah dengan menggunakan kendaraan saktiku beroda dua
Sore itu Jakarta diguyur hujan lebat disertai badai dan petir..
Aku dengan menggunakan mantel dan kendaraan saktiku hanya bisa berjalan perlahan untuk kembali ke tempat ku bernaung
Derasnya hujan dan angin badai membuat kendaraanku berjalan lambat..
Sesekali kendaraan ini begeser terbang menyusuri bibir selokan
karena kencangnya angin bertiup
Kerasnya petir menyambar membuatku semakin takut..
Mulutku tidak pernah luput membaca ayat – ayat - Nya..
Aku benar-benar merasakan takut yang hebat sekali..
Karena keadaan itulah, yang memaksaku berhenti dan berlindung..
Pengemudi lain pun juga melakukan hal yang serupa denganku
Kami semua berlindung dibalik dinding tebal..
Seperti bersembunyi dari maut yang akan menjemput kami
Angin badai semakin besar bertiup..
Tubuhku terasa semakin dingin..
Kudapati beberapa bongkahan es berjatuhan dari langit..
Batu – batu es berjatuhan mengelilingi kami
Badai hujan tak kunjung usai
Aku pun harus melalui badai itu dan banjir besar untuk sampai ke tempatku bernaung
Aku terus berjalan menyusuri diantara petir-petir yang menari..
Dan air kali yang beriak meramaikan pestanya
Esok paginya kudapati kain-kain yang berisi manusia yang sedang tertidur lelap selamanya..
Orang-orang beramai menonton dan membantu
Air semakin beriak menertawakan
Aku berada dekat dan merasakan juga kiamat kecil itu
Dan aku bersyukur masih diberi umur sampai detik ini
Sehingga aku bisa menuangkan dalam untaian kata-kata..
Ketika itu orang tuaku sedang berlibur ke yogya untuk melihat aku dan kakakku
Hari itu aku tidur bertiga bersama ibu dan kakakku di rumah saudaraku
Jam 5.45 pagi..aku ibuku dan kakakku menjerit teriak pasrah ketakutan..
Aku seperti merasakan bola raksasa / meteor jatuh menggelinding dari atas akan menghimpitku
Aku seperti merasakan DADJAL raksasa sedang berjalan menghancurkan kita
Aku seperti merasakan larva merapi turun bergelinding membakar semua yang ada
Yah, itulah yang ada dipikiranku saat itu
Aku hanya bisa berteriak dan terus berteriak sekuat tenaga dengan telentang dan pasrah..
Guncangan itu hebat sekali..
Bahkan aku pun tidak bisa berdiri dengan kedua kakiku..
Ketika aku berdiri dan berhasil berjalan, akupun terjatuh lagi
seperti di dalam mesin blender buah yang sedang diaduk-aduk
lantai menjadi di atap, atap menjadi di lantai
Ibuku menarikku ke pintu untuk keluar
Genting-genting berjatuhan di samping-samping tapak ku berjalan,
Untungnya genting itu tidak mengenai diriku
Sambil tergopoh – gopoh aku mencoba berjalan keluar
Sesampainya diluar, guncangan itu pun berhenti..
Cukup lama guncangan itu terjadi, sekitar 3 menit lebih
Bapakku dan saudara ku langsung menyalakan radio dan televisi untuk mengetahui apa penyebab guncangan hebat itu..
Tapi tak ada satu pun channel yang terhubung...semua sambungan terputus..
Aku, ibuku, dan kakakku berjalan keluar ke arah utara untuk melihat merapi
Merapi itu berasap, dan mengeluarkan awan hitam..
Sepertinya guncangan hebat tadi akibat amukan merapi
Tiba-tiba dari selatan, belakang arah ku berjalan
Berduyun-duyun orang berlari membawa harta benda mereka,
Membawa anak mereka..sambil berseru dan berteriak..
“air...ada air besar datang “ cepat...cepat...
Aku dan rombongan ku berlari kembali ke rumah
Kita semua kalang kabut...
Aku hanya mengambil ponsel dan kameraku..
Hanya benda itu yang sempat terpikir dan kubawa..
Kami berbondong-bondong naik ke mobil
Semua panik dan berteriak
Anjing peliharaan saudara ku yang bernama CHIKKO tak bisa ikut bersama kami ke dalam mobil..
chikko menangis ketakutan..ia berputar-putar kebingungan dan mengeluarkan air mata
Aku terus berteriak menyebut asma Allah..
Kita berjalan mencari dataran tinggi untuk berlindung agar air tidak naik..
Aku pikir hari itu adalah hari terakhirku..dan kiamat
Semua orang berlari-lari ketakutan
Takut azal datang menjemput..
Aku sempat merekam kejadian itu dengan kameraku
Tiba-tiba petugas ambulance dan militer datang dengan sirine dan toa..
“tidak ada air yang naik...air itu masih di selatan jawa..kita berada di utara, semua warga diharapkan jangan panik dan kembali ke rumah masing-masing”
Dengan penjelasan tim militer, kita pun kembali ke rumah..
Ternyata guncangan itu berasal dari air laut parangtritis..
Aku yang merasakannya di utara saja sudah seperti itu, apa lagi yang dekat dengan tempat kejadian di selatan..guncangannya pasti sangat hebat sekali..
Sehingga tidak hanya menelan ratusan korban melainkan ribuan korban
Kiamat kecil kedua yang kualami di selatan Jakarta
Situ Gintung berada tidak jauh dari tempatku bernaung
Ketika itu kamis sore aku sedang berjalan-jalan dan hendak pulang ke rumah dengan menggunakan kendaraan saktiku beroda dua
Sore itu Jakarta diguyur hujan lebat disertai badai dan petir..
Aku dengan menggunakan mantel dan kendaraan saktiku hanya bisa berjalan perlahan untuk kembali ke tempat ku bernaung
Derasnya hujan dan angin badai membuat kendaraanku berjalan lambat..
Sesekali kendaraan ini begeser terbang menyusuri bibir selokan
karena kencangnya angin bertiup
Kerasnya petir menyambar membuatku semakin takut..
Mulutku tidak pernah luput membaca ayat – ayat - Nya..
Aku benar-benar merasakan takut yang hebat sekali..
Karena keadaan itulah, yang memaksaku berhenti dan berlindung..
Pengemudi lain pun juga melakukan hal yang serupa denganku
Kami semua berlindung dibalik dinding tebal..
Seperti bersembunyi dari maut yang akan menjemput kami
Angin badai semakin besar bertiup..
Tubuhku terasa semakin dingin..
Kudapati beberapa bongkahan es berjatuhan dari langit..
Batu – batu es berjatuhan mengelilingi kami
Badai hujan tak kunjung usai
Aku pun harus melalui badai itu dan banjir besar untuk sampai ke tempatku bernaung
Aku terus berjalan menyusuri diantara petir-petir yang menari..
Dan air kali yang beriak meramaikan pestanya
Esok paginya kudapati kain-kain yang berisi manusia yang sedang tertidur lelap selamanya..
Orang-orang beramai menonton dan membantu
Air semakin beriak menertawakan
Aku berada dekat dan merasakan juga kiamat kecil itu
Dan aku bersyukur masih diberi umur sampai detik ini
Sehingga aku bisa menuangkan dalam untaian kata-kata..
waktu yang berdetak
Waktu masih tetap berdetak
Ketika itu adzan subuh berkumandang
Sejumput orang masih lelap tertidur
Mengeja hari untuk mengartikan bunga tidurnya
Beberapa diantaranya terbangun menjalankan perintah - Nya
Ketika itu pula tersentak suara gemuruh menggelegar
Bak iblis raksasa datang berduyun-duyun membanjiri mereka
Beramai-ramai menjemput azal mereka
Mereka yang masih mengeja hari dengan bunga tidurnya, terombang ambing terlahap oleh amukan air raksasa dan pasrah ke mana azal membawanya
Mereka yang terhanyut bergegas mencari ranting, dahan atau barang yang bisa membuatnya bertahan dari amukan air raksasa
Sedang mereka yang sedang melaksanakan perintah-Nya, bergegas menyelamatkan keluarganya tercinta ke istana – Nya
Istana megah milik- Nya tetap berdiri kokoh nan megah
Sedang disekitarnya hanya tersisa puing-puing derita dan dosa
Asma Allah...
Apa yang telah Ia ciptakan akan kembali pada-Nya
Pasrah dan ikhlas..
Hanya dua kata itu yang bisa terucap
Apakah ini teguran ketiga dari-Nya
Setelah Aceh menangis ke pangkuan pertiwi,
Setelah Yogyakarta menangis ke ibunda pertiwi,
Dan sekarang selatan Jakarta menangis ke pelukan pertiwi..
Ketika itu adzan subuh berkumandang
Sejumput orang masih lelap tertidur
Mengeja hari untuk mengartikan bunga tidurnya
Beberapa diantaranya terbangun menjalankan perintah - Nya
Ketika itu pula tersentak suara gemuruh menggelegar
Bak iblis raksasa datang berduyun-duyun membanjiri mereka
Beramai-ramai menjemput azal mereka
Mereka yang masih mengeja hari dengan bunga tidurnya, terombang ambing terlahap oleh amukan air raksasa dan pasrah ke mana azal membawanya
Mereka yang terhanyut bergegas mencari ranting, dahan atau barang yang bisa membuatnya bertahan dari amukan air raksasa
Sedang mereka yang sedang melaksanakan perintah-Nya, bergegas menyelamatkan keluarganya tercinta ke istana – Nya
Istana megah milik- Nya tetap berdiri kokoh nan megah
Sedang disekitarnya hanya tersisa puing-puing derita dan dosa
Asma Allah...
Apa yang telah Ia ciptakan akan kembali pada-Nya
Pasrah dan ikhlas..
Hanya dua kata itu yang bisa terucap
Apakah ini teguran ketiga dari-Nya
Setelah Aceh menangis ke pangkuan pertiwi,
Setelah Yogyakarta menangis ke ibunda pertiwi,
Dan sekarang selatan Jakarta menangis ke pelukan pertiwi..
Senin, 30 Maret 2009
Langganan:
Postingan (Atom)


